Candi Bubrah

6 min read

Candi Bubrah

Yogyakarta merupakan daerah yang terkenal dengan kawasan objek wisata sejarahnya yang berupa candi.Selain Candi Borobudur ada candi lainnya yang nggak kalah unik, salah satunya adalah Candi Bubrah.

Candi ini merupakan salah satu candi bercorak Buddha yang berada di dalam kawasan kompleks Taman Wisata. Candi Prambanan, tepatnya terletak di antara Percandian Roro Jonggrang dan Candi Sewu.

Keberadaan candi Buddha yang berdampingan dengan candi Hindu ini menunjukkan betapa harmonisnya kehidupan sosial pada zaman dahulu. Kata “Bubrah” memiliki arti “rusak”, karena waktu ditemukan keadaan candi sudah dalam kondisi rusak.

Sejarah Candi Bubrah

Berdasarkan prasasti Manjusrigrha, candi Buddha ini diresmikan pada tahun 714 Saka atau 792 Masehi. Sedangkan menurut perkiraan, candi ini dibangun pada abad ke-9 di zaman Kerajaan Mataram Kuno.

Pendirian candi ini dilakukan oleh Rakai Panangkaran yang merupakan pemimpin dinasti Syailendra. Beliau juga membangun Candi Sewu, Kalasan serta Candi Sari. Namun, ketika semua bangunan candi sudah berdiri kokoh, Rakai Panangkaran sudah wafat.

Peresmiannya dilakukan oleh Rakai Panaraban, yaitu pengganti Rakai Panangkaran.Candi ini merupakan satu-satunya bangunan yang menghadap ke timur, serupa dengan komplek Candi prambanan.

Dikutip dari BPCB Jateng, candi ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh candi-candi Buddha lainnya.Keunikan tersebut adalah motif hiasan taman teratai yang ada di lapak bawah padmasina pada Dhyani Buddha.

Lokasi Candi Bubrah

Candi bercorak Buddha ini terletak di kawasan Candi Prambanan, tepatnya berada di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Candi yang semula rusak tersebut, kini sudah berdiri kokoh karena mengalami pemugaran. Kegiatan mendirikan kembali candi itu terbagi menjadi 7 tahap dan menelan biaya mencapai 11 Milyar. Purna pugarnya candi Buddha ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy.

Kini pengunjung sudah bisa menikmati keindahan arsitektur dan mempelajari teknologi nenek moyang dalam mendirikan sebuah bangunan.

Jalan Menuju Candi Bubrah

Karena masih berada di dalam kawasan Candi Prambanan, maka rute untuk menuju titik lokasi bisa dibilang cukup mudah. Berikut adalah rutenya:

  • Dimulai dari Jogja, ambil arah ke Solo, kemudian sebelum perbatasan Jogja-Klaten, tepatnya di lampu lalu lintas terakhir ambil arah kiri.
  • Sekitar 500 meter ada perempatan, di perempatan tersebut arahkan kendaraan ke kiri. Diujung jalan ada papan sudah terlihat kawasan Candi Prambanan.
  • Untuk sampai ke titik lokasi, kalian harus masuk lewat Candi Prambanan dulu.

Candi dengan corak Buddha ini merupakan satu kesatuan mandala dengan Candi Sewu dan Candi Lumbung dimana bangunan-bangunan tersebut adalah tempat peribadatan agama Buddha.Dari komplek Candi Prambanan, berada di sebelah utara dan berjarak sekitar satu kilometer.

Tiket Masuk Candi Bubrah

Untuk memasuki kompleks Candi, para wisatawan diharuskan membayar tiket masuk yaitu:

  • Dewasa Rp 40.000,- per orang.
  • Anak-anak Rp 10.000,- per anak.
  • Turis dewasa $18 per orang.
  • Turis anak-anak $9 per anak.

Biaya tiket masuk tersebut sudah termasuk asuransi serta tiket masuk ke Candi Prambanan dan Candi Sewu.Selain kedua candi tersebut, masih ada beberapa candi lain yang letaknya sejalur. Seperti Candi Lor, Candi Kidul, Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Guna dan masih banyak lagi.

Harga tiket tersebut diatas bisa berubah sewaktu-waktu tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada para pengunjung, tapi meskipun ada kenaikan harga tiket masuk nggak sampek 2x lipat guys, jadi masih bisa dibilang terjangkau.

Jam Buka Candi Bubrah

Objek wisata candi ini memiliki jam operasional mulai dari pukul 06.00-17.00 WIB setiap hari Senin-Minggu dan hari libur lainnya. Jam operasional tersebut sama dengan Candi Prambanan, karena memang letaknya masih satu kompleks.

Waktu terbaik untuk datang ke sini adalah di pagi dan sore hari, karena kalo kalian ke sini siang hari pasti akan merasakan hawa panas yang menyengat.

Meskipun masih banyak pepohonan di sekitarnya tapi jika suasana panas kita kan jadi males berkeliling kawasan candi, sayang banget kan kalo nggak berkeliling guys, jadi lebih baik datang di pagi atau sore hari yaa…

Fasilitas di candi bubrah

Memasuki area percandian, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan bangunan dengan arsitektur khas yang unik. Selain itu adanya berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan ini akan menambah kenyamanan para wisatawan ketika berkunjung.

Fasilitas tersebut meliputi resto, tempat ibadah, tempat istirahat, taman, lapangan, kios souvenir, kamar mandi dan toilet umum yang bersih dan masih banyak lagi.

Baca Selengkapnya: Pantai Nampu Wonogiri, Surga yang Tersembunyi

Daya Tarik/Aktivitas Seru di Candi Bubrah

Berikut adalah bebeapa hal yang menjadi daya tarik candi Buddha ini, selain itu ada beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini.

1. Struktur Candi

Struktur Candi
https://www.instagram.com/dgoreinnamah/

Bangunan candi ini menjadi simbol Gunung Meru. Terdapat relung-relung berisi arca Dhyani Buddha di bagian luar candi, yaitu:

  • Relung utara berisi Dhyani Buddha Amogasiddhi
  • Relung barat Dhyani Buddha Amitabha
  • Relung selatan berisi arca Dhyani Buddha Ratnasambhawa
  • Relung timur berisi arca Dhyani Buddha Aksobhya

Selain itu motif hias juga mengisi bidang lain, seperti pada kaki, tubuh, atap dan pagar langkan. Satu motif hias yang menjadi ciri khas candi ini adalah hiasan ceplok bunga yang mengisi pagar langkan sisi luar.

Selain itu, ada hiasan menarik yang terlihat di jaladwara, hiasan tersebut memiliki fungsi sebagai drainase saluran buang air.Jaladwara digambarkan memiliki bentuk makhluk bergigi taring, memiliki belali, bersurai dan posisinya sedang membuka mulut.

2. Makna Simbolik Candi

konsep dan Makna Simbolik Candi
https://www.instagram.com/kristofer.svensson/

Seperti yang mimin jelaskan di atas tadi, candi ini memiliki keunikan yang tidak dimilki candi manapun.Candi yang menganut dua konsep ini menimbulkan berbagai interpretasi.

Tapi diyakini konsep itu merupakan perwujudan Yab Yum, yaitu dewa dewi yang dianggap perwujudan dari Adi Buddha.

Sebagai satu kesatuan mandala Buddha, Candi Sewu merupakan perlambangan dari konsep Vajradhatu, dilanjut ke Candi Lumbung yang melambangkan Garbhadhatu Mandala.Diakhiri dengan Candi Bubrah yang melambangkan dua konsep semesta.

3. Penemuan Kembali dan Rehabilitasi

Penemuan Kemali dan Rehabilitasi
https://www.instagram.com/christinaomey69/

Candi ini dikenal pada abad 17 saat FC Lons, seorang utusan VOC sedang mengunjungi wilayah Keraton Mataram.

Setelah itu keberadaannya terabaikan hingga pada tahun 1807 HC Cornelius, yakni orang Belanda, membuat gambar Candi Sewu dan candi-candi di sekitarnya. Karya Cornelius tersebut dipublikasikan Raffles pada tahun 1817 di buku History of Java.

Kerusakan besar terjadi di sepanjang tahun 1825-1830 saat kecamuk perang Jawa.Bebatuan candi dan arca-arca yang berjumlah sangat banyak tersebut diambil dan digunakan untuk membangun benteng pertahanan.

Lalu pada tahun 1913, candi ini baru dibahas di Rapporten Oudheidkundige Dienst (ROD).Sejak saat itu hingga tahun 2011, kondisi candi masih dalam keadaan runtuh dan berserakan.

Upaya rintisan serta pemilihan batu dilakukan, supaya candi bisa dipugar dan dikembalikan dalam bentuk yang utuh.Kegiatan pemugaran tersebut dimulai pada tahun 2016 dan selesai pada tanggal 14 Desember 2017.

4. Berfoto Ria

Berfoto Ria
https://www.instagram.com/cindybarus/

Ketika liburan ke sini, akan lebih lengkap jika kita mengabadikan momen-momen menyenangkan saat mengunjungi candi.

Banyak spot foto keren yang instagramable banget di kawasan ini, terutama di area candi. Kalian bisa berfoto dengan background candi yang unik dan megah tersebut.Hasil foto-foto tadi bisa kamu pamerin di sosial mediamu guys.

Karena keunikan serta keindahan disekitar area candi yang menyatu membuat perpaduan view alami yang mempesona, karena itu banyak juga pasangan yang melakukan sesi foto prewedding di sini.

5. Mempelajari Sejarah Nenek Moyang

belajar Mempelajari Sejarah Nenek Moyang
https://www.instagram.com/mydalmira/

Liburan bisa dimanfaatkan dengan berkunjung ke tempat-tempat bersejarah. Di sana kita nggak Cuma berlibur tapi juga bisa mendaptkan pengetahuan baru serta pengalaman mengenai kehidupan zaman dulu.

Kalian bisa berkelilingi untuk melihat berbagai relung, relief serta arca yang terdapat di bangunan-bangunan candi.Kamu pasti akan merasa takjub dengan adanya bangunan semegah dan sekokoh itu yang dibangun tanpa alat modern seperti sekarang.

Ukiran yang ada di bangunan candi tersebut juga menggambarkan bagaimana kehidupan nenek moyang pada zaman dulu, sehingga sangat menarik untuk kita lihat.

Baca Review: Gereja Ayam Magelang, Paduan Wisata Alam, Religi, dan Edukasi

Wisata Dekat Candi Bubrah

Berikut adalah beberapa objek wisata lain yang berada di sekitar kompleks Candi Prambanan, jika kalian memiliki banyak waktu liburan nggak ada salahnya mengunjunginya juga.

1. Candi Plaosan

Candi Plaosan
https://www.instagram.com/aji_r.a/

Terletak di Jalan Candi Plaosan, Plaosan Lor, Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Candi Plaosan memiliki pesona yang nggak kalah memikatnya dibanding dengan candi-candi lain.

Harga tiket masuk ke kawasan candi ini yaitu:

  • Dewasa Rp 10.000,- per orang.
  • Anak-anak Rp 2.000,- per anak.
  • Turis Rp 50.000,- per orang.

Dengan retribusi parkir:

  • Sepeda motor Rp 3.000,-.
  • Mobil Rp 5.000,-.
  • Bus Rp 20.000,-.

Untuk jam operasional situs Candi Plaosan adalah setiap hari Senin-Minggu dan hari libur lainnya mulai dari pukul 08.00-17.00 WIB.

2. Candi Ratu Boko

fasilitas Candi Ratu Boko
https://www.instagram.com/exploretoindonesia/

Candi Ratu Boko terletak di Jalan Raya Piyungan-Prambanan No.Km.2, Gatak, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.Keindahan yang ditawarkan situs ini adalah pada bangunannya yang unik dan menarik.

Harga tiket masuk ke situs ini mulai dari Rp 30.000-Rp 40.000,- per orang. Harganya beda tipis dengan Candi Prambanan guys. Sedangkan jam operasionalnya mulai dari pukul 06.00-17.00 WIB setiap hari.

3. Tebing Breksi

Tebing Breksi
https://www.instagram.com/indiesheritagehotel/

Objek wisata ini terletak di Gn. Sari, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Taman Tebing Breksi Yogyakarta merupakan bekas kawasan pertambangan batu alam yang terbentuk karena aktivitas Gunung Api Purba Nglanggeran.

Bekas pertambangan ini akhirnya di ubah menjadi destinasi wisata bertema geowisata oleh pemda setempat.Jam operasionalnya setiap hari mulai pukul 05.00-18.00 WIB. Untuk masuk ke objek wisata ini, kalian harus membayar:

  • Harga tiket masuk Rp 5.000,- per orang.
  • Parkir motor Rp 2.000,-.
  • Parkir mobil Rp 5.000,-.
  • Parkir mini bus Rp 15.000,-.
  • Parkir bus Rp 25.000,-.

4. Candi Ijo

Candi Ijo terhitz
https://www.instagram.com/kenda_photo/

Situs Candi Ijo merupakan candi tertinggi karena letaknya berada di atas bukit dengan ketinggian mencapai 357.402 mdpl sampai 359.481 mdpl.Lokasi tepatnya adalah Kikis, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Candi ini memiliki view alam yang menakjubkan ditambah dengan suasana sejuk yang menenangkan. Banyak para wisatawan yang berburu sunset ataupun sunrise di sini, karena memang Candi Ijo dijadikan spot terbaik untuk menikmati sunset di Jogja, khususnya di Sleman.

Htm situs Candi Ijo adalah Rp 5.000,- per orang dan untuk turis asing Rp 10.000,- per orang, sedangkan jam operasionalnya adalah pukul 06.00-17.30 WIB setiap hari.

Simak Selengkapnya: Gereja Blenduk, Arsitektur dan Interiornya Begitu Menawan

Penginapan Sekitar Candi Bubrah

Berikut ini beberapa rekomendasi penginapan ataupun hotel di dekat kawasan candi yang bisa menjadi alternatif pilihan menginap kamu.

1. Poeri Devata Resort Hotel

Poeri Devata Resort Hotel

  • Alamat: Klurak Taman Martani, Prambanan, berjarak sekitar 0,4 km dari Candi Prambanan.
  • Rate per malam: Mulai dari Rp 375.000,- per kamar.
  • Fasilitas: lahan parkir luas, jaringan Wi-Fi, kamar nyaman serta kamar mandi pribadi.

2. Candi View Hotel

Candi View Hotel dan fasilitasnya

  • Alamat: Jalan Candi Sewu, Prambanan, berjarak sekitar 0,5 km dari Candi Prambanan.
  • Rate per malam: Mulai dari Rp 270.000,- per kamar.
  • Fasilitas: TV, jaringan Wi-fi, kamar nyaman dan kamar mandi serta lahan parkir yang luas.

3. Quin Colombo Hotel Yogyakarta

Quin Colombo Hotel Yogyakarta

  • Alamat: Jln Raya Jogja-Solo KM 14, Prambanan, berjarak sekitar 2,9 km dari Candi Prambanan.
  • Rate per malam: mulai dari Rp 270.000,- per kamar.
  • Fasilitas: Jaringan Wi-Fi, TV, kamar nyaman dan kamar mandi pribadi.

Baca Juga: Pantai Suwuk Kebumen, Wisata Bahari Eksotis di Jawa Tengah

Nah guys, itu tadi ulasan singkat mengenai situs wisata Candi Bubrah. Situs yang masih berada dalam kawasan Taman Candi Prambanan ini menjadi salah satu objek yang paling di tuju oleh para pengunjung.

Ayo segera tentukan dimana tempat liburanmu. Liburan di tempat bersejarah selain mengasyikkan juga bisa menambah pengetahuan. Ajak rekan ataupun keluarga supaya liburanmu semakin seru.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *