Candi Cetho

6 min read

Berbagai peninggalan sejarah di Indonesia sangatlah banyak ditemui dan menarik dikunjungi baik berupa Candi maupun Prasasti. Nah buat kalian yang ingin menikmati wisata budaya sambil belajar sejarah dengan suasana khas pegunungan bisa coba berkunjung ke Candi Cetho.

Indahnya pemandangan latar pegunungan yang hijau khas hutan tropis dan suasana nan asri serta megahnya bangunan peninggalan sejarah akan membuat pengunjung yang datang merasakan sensasi yang tak biasa.

Tak kalah, ramah tamah penduduk lokal daerah setempat juga punya daya Tarik sendiri bagi wisatawan yang datang baik lokal maupun mancanegara.

Sungguh keindahan yang tiada taranya bila kalian berkesempatan berlibur disini, menikmati segala suasana yang ada, yang menjadi salah satu tempat wisata favorit di Solo, karena selalu ramai dikunjungi pada hari biasa maupun weekend.

Candi Cetho

candi cetho pdf

Mulai dari struktur bangunannya yang berbeda dibandingkan dengan candi lainnya, belum lagi misteri asal usul berdirinya candi yang masih diperdebatkan oleh arkeolog serta spot yang menarik, membuat cetho memiliki pesonanya tersendiri.

Kawasan wisata yang cukup populer di Karanganyar bercorak Hindu ini merupakan peninggalan era kerajaan Majapahit yang terletak di lereng gunung lawu.

Tak main-main, ketinggiannya mencapai 1496 mdpl menjadikan candi ini salah satu candi tertinggi di Indonesia. Bersama dengan candi lain seperti Candi Gedong Songo, Candi Kethek, Candi Sukuh, Candi Ijo dan komplek Candi Dieng.

Saat hari-hari besar candi ini masih dipakai sebagai tempat ibadah juga sob, Wah masih sakral banget ya?

Semakin penasaran kan? simak nih informasi yang musti kalian ketahui sebelum berkunjung ke wisata ini:

Lokasi

Beralamat di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah letak candi ini tepat di lereng gunung lawu membuat lokasinya cukup sulit dijangkau.

Namun demikian tidak dipungkiri selama perjalanan kalian dapat menikmati keindahan pemandangan di kanan kiri jalan dihiasi hamparan sawah berlatar bukit dan pegunungan serta luasnya ” Perkebunan Teh Kemuning Ngaroyoso ” yang hijau.

Jalan menuju Candi Cetho

candi cetho sejarah

Jalan menuju wisata ini cukup sulit, karena jalan yang sempit, berliku dan tanjakan tajam. Bagi Sobat travel yang menggunakan mobil pribadi, jalur yang harus ditempuh menuju ke arah Solo.

Sesampainya di Kota Solo, arahkan kendaraan kalian menuju Terminal Karang Pandan hingga bertemu gapura besar bertuliskan “Kawasan Wisata Sukuh Cetho”.

Selanjutnya ikuti petunjuk arah Air Terjun Grojogan Sewu hingga mendapati papan arah ke Candi Cetho.

Sedangkan kalian yang menggunakan transportasi umum, mulai dari Terminal Karang Pandang, naik bus jurusan Karang Pandang – Kemuning lalu turun di Pertigaan Nglorog. Selanjutnya, tinggal naik ojek menuju Cetho sejauh 12 KM.

Tiket Masuk

candi cetho karanganyar

Untuk harga tiket masuk kawasan ini sangat murah, hanya dengan Rp 7.500 per orang saja, sedangkan biaya parkir Rp 5.000 untuk mobil dan Rp 3.000 untuk motor.

Selain itu sobat travel juga akan diberi kain kampuh, bercorak kotak-kotak seperti catur berwarna putih dan hitam yang diikatkan dipinggang sobat. Nampak keren seperti sedang di Bali kan?

Tapi jangan salah lho, kain ini bermaksa mendalam dan sangat wajib hukumnya untuk dipakai lantaran candi ini digunakan sebagai sarana ibadah umat Hindu, demi menghargai kesucian dan kesakralan candi.

Jam buka

Jam operasional candi ini mulai pagi pukul 07.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB.

Sobat travel bisa datang dan menikmati keindahan alam sekitar candi ini dari pagi mulai teriknya matahari hingga sore hari sambil menikmati siluet pada jam 4 sore.

Lihat Rekomendasi: 33 Wisata Salatiga Terbaru & Lagi Hits

Fasilitas

Fasilitas disini sudah termasuk lengkap seperti area parkir yang luas, tempat ibadah dan toilet.

Buat kalian jangan khawatir kelaparan, karena disini banyak penjual makanan dan minuman yang menjajakan makanannya baik diarea masuk maupun area keluar candi,

Selain itu jika tidak memungkinkan untuk pulang, sobat bisa menginap dipenginapan area pintu masuk candi, harga penginapan yang ditawarkan mulai dari Rp 50.000 per malam.

Daya Tarik

Hal ini mungkin tidak banyak bahwa Candi Cetho memiliki hal unik dan pesona yang tidak banyak kalian ketahui. Berikut hal unik dan pesona yang jadi daya tarik

1. Sejarah Candi Cetho

candi cetho peninggalan agama

Asal usul Candi Cetho diambil dari nama desa tempat berdirinya, yaitu Desa “Cetho” berasal dari bahasa Jawa artinya “Terlihat dengan jelas”. karena siapapun dapat melihat dengan jelas pemandangan indah diarea desa ini.

Pertama kali ditemukan oleh arkeolog dari Belanda bernama Van de Vlies di tahun 1842, terdapat 14 teras memanjang dengan kondisi bebatuan yang telah tertutup oleh lumut.

Menurut arkeolog, Candi Cetho dibangun oleh Raja Brawijaya V pada 1397 Saka atau 1475 Masehi sebagai tempat melakukan ritual tolak bala dan ruwatan. Hal ini dapat terlihat dari tulisan aksara Jawa Kuno pada relief yang ada di Candi Cetho.

2. Candi tertinggi ketiga di Indonesia

 

Candi Cetho yang menempati urutan ketiga candi tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 1.496 mdpl, setelah kompleks Candi Dieng dengan ketinggian 2.000 mdpl, serta Candi Kethek yang berjarak hanya 300 meter dari cheto dengan ketinggian 1.500 mdpl.

Menjadikan kawasan ini memiliki suasana yang masih asri, udara sejuk, ditambah dengan panorama perkebunan teh membuat sobat travel betah untuk berlibur disini.

Bagi sobat yang suka bersepeda juga bisa loh mencoba tantangan melewati tanjakan cetho dan gak sedikit yang gagal melewati tanjakan cetho. Sobat minat untuk mencoba?

3. Jalur pendakian Gunung Lawu

alamat candi cetho

Candi Cetho merupakan salah satu jalur pendakian Gunung Lawu.

Untuk kalian yang sudah tahu keindahannya pasti akan mendaki via jalur ini, tenang aja walaupun jalur ini memutar dan lebih jauh, tapi akan terbayar rasa lelah sobat dengan pemandangan so amazing!

Ditambah kalian akan menjumpai padang savana yang tidak ditemukan di jalur pendakian lainnya baik di Cemoro Kandang Karanganyar atau Cemoro Sewu Magetan. Ga kebanyang betapa indahnya kan.

Tapi buat kalian yang belum pernah coba jalur ini, jangan nekad kesana ya sob, kecuali ada pemandu pendakian yang professional yang sudah tahu medan. Karena bahaya sob!

Baca Rekomendasi: 28 Wisata Purwokerto Terbaru & Terpopuler

4. Pasar Setan Gunung Lawu

Seperti yang kalian tahu bahwa cetho adalah salah satu jalur pendakian menuju Gunung Lawu, selain jalur yang jauh dan curam juga terdapat misteri yang agak mengerikan.

Dimana para pendaki yang melewati jalur ini sering mendengar suara-suara keramaian seperti kerumunan orang yang sedang melakukan kegiatan jual beli dan tawar menawar dipasar namun keadaan daerah tersebut sepi bahkan tidak ada orang sehingga orang biasa sebut Pasar Setan.

Entah benar atau tidak, namun kenyataannya beberapa pendaki telah menceritakan pengalaman ini. Mereka menganggap bahwa itu adalah mahluk candi yang sedang beraktivitas layaknya manusia.

5. Sebagai tempat peribadahan umat Hindu

candi cetho karang anyar solo

Karena pada jaman lalu Ke sedang banyak terjadi kerusuhan, tempat ini dibangun sebagat tempat ibadah Kerajaan Majapahit untuk tolak bala atau ruwatan.

Ini menarik karena digambarkan pada relief yang dipahat di dinding candi yaitu 2 tokoh Sudamala dan Garudeya yang bermakna semangat manusia untuk melepaskan diri dari malapetaka.

Nah buat sobat yang beragama Hindu wisata ini bisa jadi alternatif tempat ibadah dan ziarah kalian. Bahkan masih sering digunakan untuk bersemedi serta menggelar upacara rutin tanggal 1 Syuro dan setiap 6 bulan sekali pada peringatan Wuku Medangsia.

6. Mitos Pacaran dan Keperjakaan

Untuk sobat pasangan kekasih yang ingin berkunjung kesini, sebenarnya tidak ada mitos seperti candi lainnya tentang nasib hubungan setelah kesini, tapi ada mitos keperjakaan.

Candi Cetho dan Candi Sukuh memiliki mitos yang saling berdampingan. Jika di Candi Sukuh ada tes keperawanan hal ini berbanding terbalik dengan cetho.

Kabarnya, jika kalian masih perjaka atau perawan akan lancar melewati tangga di piramida, namu sebaliknya jika tidak maka sobat akan buang air kecil sebelum masuk piramida.

Namun mitos ini belum diketahui kebenarannya. Hal ini juga dapat berhubungan dengan suasana Cheto yang dingin sehingga membuat orang ingin sering buang air kecil.

7. Patung yang masih menjadi misteri

candi cetho buka jam berapa

Sekilas mungkin sobat melihat patung di candi ini tidak berbeda seperti patung pada candi lain di Indonesia.

Tapi kalau di analisa lebih seksama, ada beberapa hal yang janggal lho, apa benar?

Coba saja amati gaya rambutnya, gelang dan anting besar yang dipakai adalah ciri khas kebudayaan Sumeria, Maya, Yunani dan Romawi kuno.

Selain itu patung di sini juga disebut mirip dengan patung yang ada di Villahermosa dan Monte Alban, Qaxaca, Mexico. Well, hingga sekarang Patung ini masih jadi misteri yang belum terpecahkan.

8. Prasasti berbentuk menyerupai penis

Selain patungnya yang beda, masih ada misteri lainnya yaitu disini terdapat prasasti yang berbentuk buah zakar yang letaknya seperti menempel di samping.

Prasasti ini terletak di puncak candi, di salah satu gubuk tak jauh dari piramida puncak. Kemudian ada juga di bagian bawah candi, disebut dengan Phallus berukuran sekitar 2 meter.

Mungkin saja ini hanya merupakan gambaran sederhana, atau ada maksud lain dari bentuk penis yang seperti itu.

Untuk kalian semua, jangan berfikiran negatif mengenai prasasti ini, menurut para ahli, bentuk prasasti ini menunjukkan proses penciptaan manusia kok.

Lihat Review: Candi Plaosan, Wisata Sejarah yang Sangat Indah

9. Spot foto yang Ciamik dan Artistik

candi sukuh candi cetho

Bangunan candi yang punden berundak dan gapura dikelilingi latar kebun teh merupakan spot foto artistic dan penuh makna yang tidak boleh dilewatkan oleh kalian.

Momen yang pantang dilewatkan adalah waktu senja, tak kalah bagus dengan sunset yang ada di Pura Lempuyang, Bali.

Posisi matahari yang tenggelam tepat berada di tengah-tengah gapura utama candi merupakan moment foto sangat indah untuk diposting di akun sosmed sobat.

Moment tak kalah keren juga sekitar jam 4 sore kalian berada dibawah untuk berdiri diantara gapura tinggi akan tampak siluet yang sangat cantik yang bikin kalian terlihat ciamik pastinya!

10. Candi Cetho menghadap ke arah kiblat

Satu lagi hal yang menarik dan masih menjadi misteri candi ini sampai sekarang.

Lain dengan candi-candi di Indonesia kebanyakan yang menghadap ke timur, candi ini malah menghadap ke arah barat.

Entah ini karena pengaruh budaya orang-orang pada masa itu yang lebih condong pada kebudayaan Sumeria, atau ada alasan lain di balik arah Candi ini.

Nah sobat sebenarnya dibalik misteri tersebut terdapat keunikan dan artistik yang mendalam yang sangat ternilai harganya. Silahkan abadikan momen kalian disana tanpa merusak atau merubah apapun ya!

Tips Berkunjung

candi cetho brawijaya

Setelah mendengar pesona yang menakjubkan, jangan buru – buru kesana dulu, simak dulu sampe selesai nih artikel, tips dari kita waktu berkunjung ke Candi Cetho :

  • Bagi sobat travel yang memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi baik mobil atau sepeda motor, perhatikan kondisi kendaraan pastikan dalam keadaan prima, karena medan yang dilalui ekstrim dan didominasi tikungan, tanjakan dan turunan tajam.
  • Keterampilan mengemudi diatas rata-rata juga diperlukan disini karena jalan yang harus cukup sempit dengan kondisi jalan berliku liku dan memiliki tanjakan yang tajam akan menjadi tantangan tersendiri bagi pengemudi.
  • Memperhatikan tata karma dan peraturan yang ada didalam area candi. Sobat travel juga musti tau larangan di kawasan wisata ini untuk menjaga sopan santun dalam bertutur kata dan tata karma seperti pakaian yang dikenakan saat disana dan jaga kebersihan ya guys.
  • Jangan lupa untuk menyiapkan jaket saat berkunjung untuk menghangatkan badan, karena kondisi disana sangat dingin bahkan suhu normal di area candi bisa sampai 20° C. Selain jaket, kalian harus persiapan bawa jas hujan sob, intensitas hujan disana cukup tinggi.
  • Kalian bisa mampir ke Rumah Teh Ndoro Donker atau Bale Branti biar liburan kalian makin berkesan. Disana sobat bisa mencicipi makanan sekaligus nongkrong cantik menikmati pemandangan indah Kebun Teh Kemuning sambil beristirahat sejenak.

Itulah 10 Pesona dan Keunikan Candi Cetho yang menakjubkan untuk sobat kunjungi. Salah satu peninggalan sejarah yang tiada duanya!

Baca Juga: Telaga Warna Dieng, 7 Pesona Telaga diatas Awan

Candi Cetho adalah salah satu saksi bisu dari keindahan dan kemegahan kerajaan Mataram zaman dahulu. Berkunjung kesini tidaklah rugi. Selain bisa belajar sejarah, kebudayaan, dan tentunya pelajaran menghargai keberadaan berbagai macam agama, termasuk aliran kepercayaan.

So? Sobat tertarik kan berkunjung kesini, jangan lupa untuk selalu jaga kebersihan ya guys! Selamat berlibur!

Dago Dream Park

Indah Andini
9 min read

Farmhouse Lembang

Indah Andini
6 min read

Museum Angkut

Indah Andini
5 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *