Candi Ratu Boko

5 min read

candi ratu boko dimana

Siapa sih yang tidak tahu kota Jogja? Kota Pelajar ini memang menjadi salah satu destinasi wisata favorit dan ngangenin bagi banyak orang.

Mulai dari makanan khasnya yang terkenal seperti nasi gudeg, angkringan yang menjadi pilihan tempat nongkrong di sekitar Malioboro, hingga tempat wisata yang lengkap mulai dari wisata alam hingga wisata budaya.

Beberapa tempat wisata budaya yang menjadi tujuan turis adalah Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Selain kedua candi tersebut, ternyata masih ada loh obyek wisata budaya lain yang tidak kalah menarik, salah satunya adalah Candi Ratu Boko.

Candi ini berada di sebuah bukit yang hijau di sebelah timur Kota Yogyakarta. Suasananya yang asri, reruntuhan candinya yang cantik, pasti akan membuat kamu yang telah mengujungi tempat ini akan menjadi kangen untuk datang lagi.

Sejarah Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Candi Ratu Boko

Sama seperti obyek wisata sejarah lainnya, Candi Ratu Boko juga memiliki cerita yang menarik untuk diketahui. Situs ini bukanlah merupakan sebuah bangunan keagamaan seperti Candi Borobudur ataupun Candi Prambanan melainkan sebuah reruntuhan istana raja atau keraton.

Relief ini diyakini sebagai sebuah keraton karena terdapat parit kering dan benteng yang merupakan salah satu bentuk pertahanan dari serangan luar. Candi Ratu Boko diperkirakan sudah ada sejak abad ke 8M dan digunakan oleh Rakai Panangkaran dari Kerajaan Mataram untuk mencari ketenangan.

Berdasarkan sisa-sisa bangunan yang ada, Candi Ratu Boko ini dapat disebut peninggalan Buddha ataupun Hindu. Dianggap peninggalan Buddha karena Rakai Panangkaran memeluk Agama Buddha dan disebut peninggalan Hindu karena terdapat Arca Ganesha, Yoni, dan Durga.

Lokasi Dan Cara Menuju Candi Ratu Boko

Dari Kota Yogyakarta, lokasi Candi Ratu Boko berjarak sekitar 18 km ke arah Timur. Situs ini dekat dengan Candi Prambanan sehingga akses transportasi tidak terlalu sulit meski memang belum ada kendaraan umum yang langsung menuju ke sana.

Wisatawan dapat memilih menggunakan bus untuk menuju Candi Ratu Boko. Baik dari Bandara Adisutjipto maupun Kota Yogyakarta, terdapat bus yang melayani perjalanan hingga halte Pasar Prambanan. Dari sana, perjalanan bisa dilanjutkan dengan ojek atau taksi lokal.

Bagi turis yang tidak mau ribet, mungkin pilihan menyewa kendaraan pribadi dapat dilakukan. Untuk menuju candi ini bisa melalui Jalan Laksda Adisutjipto dan Jalan Raya Solo hingga persimpangan Pasar Prambanan. Selanjutnya, pengendara dapat memilih arah ke kanan menuju Jalan Prambangan-Piyungan.

Harga Tiket Masuk Candi Ratu Boko

Tarif untuk mengujungi tempat wisata ini tidak terlalu mahal. Manajemen pengelola Candi Ratu Boko memasang harga Rp40.000 per orang. Harga tersebut tidak dibedakan untuk turis lokal maupun internasional.

Loket pembelian tiket berada tidak terlalu jauh dari gerbang menuju Candi Ratu Boko. Setelah membayar tiket masuk, turis bisa menghabiskan waktu secara bebas di sana. Baik untuk sekadar melihat-lihat, menikmati pemandangan dan suasana, serta berfoto-foto.

Fasilitas yang ada di sana pun cukup lengkap mulai dari toilet hingga mushola. Hal ini tentu membuat para pengunjung semakin nyaman mengunjungi Candi Ratu Boko.

Jam Buka Candi Ratu Boko

Sama seperti tempat wisata lainnya, jam buka Candi Ratu Boko dibatasi. Pengunjung bisa mulai datang dari pukul 06.00 pagi hingga 17.00 sore.

Tidak terlalu banyak yang suka mendatangi tempat ini di siang hari karena cuaca yang panas. Jika harus datang ke sana di siang hari, membawa payung dapat menjadi pilihan. Namun, bagi yang tidak membawa payung sendiri dapat menggunakan jasa penyewaan payung di sana.

Daya Tarik Wisata Candi Ratu Boko

Sebenarnya, apa sih yang membuat wisatawan tertarik mendatangi Candi Ratu Boko? Paling tidak ada 5 hal yang menjadi pemikat untuk berkunjung ke sini.

1. Cerita di Balik Candi Ratu Boko

candi ratu boko terletak di

Bagi para penikmat sejarah, mendatangi situs ini pasti menjadi sebuah keharusan. Nuansa Buddha dan Hindu yang mewarnai Candi Ratu Boko menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi, di situs ini juga terdapat prasasti yang berisi tentang asal mula keraton.

Banyak juga legenda yang beredar di seputar Candi Ratu Boko. Ada yang mengatakan bahwa Ratu Boko merupakan ayahanda dari Loro Jonggrang yang memiliki kaitan dengan Candi Prambanan.

Legenda lain pun ada yang mengatakan bahwa Ratu Boko merupakan raksasa yang suka memakan manusia. Namun, raksaksa tersebut akhirnya mati di tangan seorang ksatria bernama Bandung Bondowoso.

2. Sunset yang Memesona

candi ratu boko sunset

Salah satu waktu yang menjadi favorit para turis untuk datang adalah sore hari. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Candi Ratu Boko memang terkenal dengan pemandangan sunset yang tidak ada duanya.

Bayangkan saja, cahaya sunset yang masuk melalui celah-celah bangunan membuat mata begitu dimanjakan dengan keindahannya. Tidak heran banyak orang yang berburu foto di waktu keemasan ini.

Namun memang karena lokasinya yang berada di atas bukit, terkadang banyak awan atau kabut yang muncul. Tapi tenang, hal itu justru akan menambah keindahan karena adanya suasana misterius yang hadir.

Simak Review: Pantai Drini Pesona pulau kecil yang memanjakan mata

3. Suasana yang Penuh Ketenangan

candi ratu boko adalah

Bagaimana rasanya, duduk-duduk di sebuah bukit dan sambil menikmati pemandangan di bawahnya? Tentu aka nada perasaan tenang yang masuk ke dalam jiwa, membuat semua lelah menjadi hilang.

Mungkin itulah yang dirasakan oleh para pengunjung di situs ini. Candi Ratu Boko yang berada di atas bukit dengan ketinggian 200Mdpl ini dilengkapi dengan kursi-kursi oleh manajemen pengelolanya.

Tempat duduk tersebut bisa digunakan untuk bersantai sejenak setelah lelah berjalan. Selain itu, terdapat pemandangan Kota Jogja yang bisa dinikmati. Sesekali dapat juga terlihat kereta api yang sedang melintas yang justru menambah pesona kawasan ini.

Karena berada di atas bukit, Candi Ratu Boko juga dipenuhi dengan pohon-pohon rindang dan hijau. Hal tersebut akan membuat suasana semakin syahdu dan sejuk yang membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di sana.

4. Arsitektur yang Eksotis

candi ratu boko jogja

Meski sudah tidak utuh, namun masih terdapat berbagai macam bangunan sisa sejarah yang ada di Candi Ratu Boko. Ketika masuk ke pelataran Candi, pengunjung langsung disuguhi dengan pemandangan dua gerbang, yaitu gerbang luar dan gerbang utama.

Jarak dari gerbang luar dan gerbang utama hanya sekitar 15 meter. Terdapat lima gapura yang menghiasi gerbang utama dan tangga yang dapat digunakan untuk memasuki gerbang utama. Di tempat ini, biasanya sudah banyak turis yang ingin mengabadikan momen mereka lewat kamera.

Semakin masuk ke dalam, turis akan melihat berbagai macam candi, dimulai dari Candi Batukapur dan Candi pemBokoran. Di area tengah Candi pemBokoran, terdapat bangunan yang berbentuk seperti sumur yang dulu digunakan sebagai tempat pemBokoran mayat.

Tidak hanya terdapat tempat pemBokoran mayat, di Candi Pembokoran juga terdapat sumur yang sudah sangat tua. Sumur tersebut diyakini merupakan tempat air suci pada zaman dahulu kala.

5. Penampilan Kesenian Tradisional yang Memukau

candi ratu boko alamat

Salah satu daya tarik dari Candi Ratu Boko adalah pertunjukan kesenian tradisional yang sering digelar di situs ini. Bermacam-macam pagelaran telah dilakukan. Mulai dari sendratari hingga gamelan.

Pertunjukan pun ditampilkan secara memukau. Contohnya, Sendratari yang dilakukan pada saat menjelang terjadinya sunset. Dengan latar candi yang terkena sinar kemerahan, para penari beraksi beraksi dengan cantik.

Karena begitu banyaknya pertunjukan kesenian di situs ini, tidak ada salahnya jika kamu berkunjung ke sini menyesuaikan dengan waktu pertunjukan. Kapan lagi bisa merasakan romantisme tradisional masa lalu?

Rekomendasi Untukmu: 6 Aktifitas Menarik di Pantai Sadranan (Murah Tapi Tak Kalah)

Wisata Dekat Candi Ratu Boko

Salah satu kelebihan dari berwisata di Yogyakarta adalah lokasi tempat wisatanya yang berdekatan sehingga mudah untuk dikunjungi. Jika kamu sedang mengunjungi Candi Ratu Boko, masih ada beberapa tempat wisata yang lokasinya dekat dan hanya memakan waktu perjalanan kurang dari setengah jam.

Penasaran apa saja tempat wisatanya? Yuk, cek bersama!

1. Candi Prambanan

candi ratu boko wikipedia

Pasti semua sudah tahu tentang Candi Prambanan. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke sini dari Candi Ratu Boko. Memiliki nama lain Candi Roro Jonggrang, situs ini merupakan peninggalan agama Hindu.

Konon, Candi ini dibuat atas permintaan Roro Jonggrang saat Bandung Bondowoso melamarnya. Namun, Roro Jonggrang memberi syarat agar Bandung Bondowoso membuat 1000 candi dalam semalam.

Candi yang dibuat semalam oleh bantuan pasukan jin ternyata hanya berjumlah 999 buah. Dan karena murka, Candi Bodowoso pun mengubah Roro Jonggrang menjadi candi keseribu.

2. Tebing Breksi

candi ratu boko prambanan

Dulunya, tebing breksi adalah tempat penambangan. Namun demi alasan kelestarian lingkungan akhirnya pemerintah daerah menutup tempat tersebut. Penduduk setempat yang melihat potensi tempat tersebut lalu menjadikan Tebing Breksi sebagai tempat wisata baru.

Kalau datang ke tempat ini, biasanya para pengunjung berharap bisa menikmati pemandangan saat sunrise ataupun sunset. Di atas bukit, terdapat banyak tempat foto yang instagramable. Jika kamu mengunggah foto di sini, tanpa caption apapun pasti follower kamu akan langsung iri.

Selain itu, berfoto-foto dengan berlatar tebing pun tidak kalah seru. Jika kamu bisa mengambil sudut yang tepat, seolah-olah kamu sedang berada di Eropa, loh!

Lihat Juga: 5 Daftar Pesona Wisata Dan Hotel Bukit Bintang Jogja

3. Candi Ijo

candi ratu boko adalah salah satu candi peninggalan dari kerajaan

Mau tahu candi tertinggi di Jogja? Kamu bisa mendatangi Candi Ijo yang berada di ketinggian 410 m di atas permukaan laut. Dari Candi Ratu Boko, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan kendaraan pribadi untuk menuju ke sana.

Tempat wisata ini buka setiap hari, mulai dari pukul 06.00 hingga 17.00. Jika ke sana, selain dapat menikmati keindahan candi di masa lalu kamu juga bisa menikmati pemandangan alam yang ada dari ketinggian.

4. Candi Banyunibo

candi ratu boko angker

Hanya butuh waktu kurang dari 10 menit untuk sampai ke Candi Banyunibo dari Candi Ratu Boko. Candi ini memiliki nama lain yang diberikan oleh warga setempat, yaitu Si Sebatang Kara Banyunibo.

Banyak relief menarik yang bisa kamu lihat di candi ini. Kamu juga bisa datang hanya untuk sekadar menikmati pemandangan sunset yang luar biasa di sini.

5. Candi Barong

candi ratu boko aadc

Salah satu candi peninggalan Agama Hindu yang juga ada di Yogyakarta adalah Candi Barong. Sesuai dengan namanya, bentuk candi ini memang mirip dengan Barong.

Dari obyek wisata Candi Ratu Boko, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 10 menit ke Candi Barong. Meski di sini tidak terdapat relief-relief, terdapat pahatan dan ukiran masa lalu yang bisa memanjakan mata pengunjung.

Baca Juga: Air Terjun Sri Gethuk Menyimpan Cerita Dan Keindahan Di 2020

Cukup banyak juga ya yang bisa dibahas dari obyek wisata Candi Ratu Boko. Harga tiket yang tidak terlalu mahal, cerita sejarah yang memikat, dan pemandangan yang memesona memang membuat tempat ini sangat layak untuk dikunjungi.

Pokoknya, kalau kamu ke Yogyakarta jangan lupa ke sini dan obyek wisata lain yang lokasinya dekat, ya!

Goa Gajah

Jessica Susanti
5 min read

Batu Secret Zoo

Jessica Susanti
7 min read

Goa Pindul

Jessica Susanti
6 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *