Keraton Kasepuhan Cirebon

4 min read

keraton kasepuhan cirebon adalah

Kota Cirebon mungkin tak asing bagi kalian penikmat wisata. Kota Cirebon merupakan salah satu kota besar di provinsi Jawa Barat yang berbatasan dengan Jawa Tengah. Kota ini juga memiliki nilai sejarah yang kuat sebagai peta penyebaran sejarah agama Islam di nusantara.

Sejarah Kesultanan kota Cirebon dimulai abad ke-15 dan 16 masehi, pada abad itu berdiri Kesultanan Cirebon. Kesultanan ini dibagi menjadi tiga, yaitu Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Gebang dan Keraton Kacirebon.

Di tulisan ini aku akan membahas salah satu Keraton dari Kesultanan Cirebon, yaitu Keraton Kasepuhan.

Sejarah Keraton Kasepuhan

Pendiri Keraton Kasepuhan adalah Pangeran Pangeran Mas Mochammad Arifin II pada masa perkembangan dan penyebaran islam tahun 1529M. Keraton ini merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati yang merupakan keraton tertua di Cirebon.

Keraton Pakungwati terletak di sebelah timur Keraton Kasepuhan. Keraton Kasepuhan dulunya bernama Keraton Pakungwati, diambil dari nama Ratu Dewi Pakungwati yang menikah dengan Sunan Gunung Jati. Beliau wafat tahun 1549 dalam Masjid Agung Sang Cipta Rasa.

Keraton Kasepuhan merupakan keraton termegah dan sangat terawat di Cirebon.

Lokasi Keraton Kasepuhan

Lokasi Keraton Kasepuhan terdapat di Jl. Kasepuhan No. 43, Wilayah Kampung Mandalangan, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Cirebon, Jawa Barat.

Jalan Menuju Keraton Kasepuhan

Rute perjalanan menuju keraton ini tidak sulit. Lokasi objek wisata ini pas berada di tengah kota. Pada diakses menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.

Kalian yang berangkat dari arah Jakarta bisa masuk ke Tol Cikampek lanjut ke Tol Cipali dengan jarak 103 km. keluar dari Tol Cipali lanjut ke Tol Palimanan-Kacir dan keluar di pintu kedua Tol Plumbon. Selanjutnya kalian berada di wilayah Cirebon dan mengikuti petunjuk arah menuju keratin tersebut.

Bagi kalian naik kereta dari Jakarta menuju Stasium Gambir kemudian naik kereta Cirebon Express atau KA Argo Jati dan turun di Stasiun Cirebon. Kalian dapat melanjutkan perjalanan menggunakan angkot.

Jika naik bus dari Jakarta langsung tujuan terminal Harjamukti Cirebon. Lanjutkan dengan menggunakan angkot ke Keraton.

Tiket Masuk Keraton Kasepuhan

Memasuki kawasan keratin, kalian akan dikenakan biaya tiket masuk. Tenang aja harganya cukup terjangkau kok, Rincian dibawah ini ya.

Harga tiket masuk Rp 15.000, pelajar Rp 10.000, museum pusaka Rp 25.000 dan Dalem Agung Pakungwati Rp 10.000.

Jam Buka Keraton Kasepuhan

Objek wisata ini di buka setiap hari pada jam 8 pagi sampai jam 6 sore.

Fasilitas di Keraton Kasepuhan

Fasilitas yang disediakan terbilang cukup umum seperti tempat ibadah, toilet, tempat area parkir dan sarana kebersihan. Ada juga tempat kuliner khas Cirebon dan juga toko-toko yang menjual berbagai macam souvenir.

Keunikan dan Daya Tarik Keraton Kasepuhan

Keunikan dan daya tarik Keraton Kasepuhan ini akan aku jelaskan dibawah ini. Tentunya ada juga peninggalan bersejarah yang dapat kalian lihat lokasi ini.

1. Keunikan Tatanan Jalan Masuk Keraton

keraton kasepuhan cirebon peninggalan kerajaan

Kompleks Kasepuhan dikelilingi oleh aliran air sebagai representasi laut. Memiliki makna kerendahan dan keluasaan hati. Sebelum masuk keratin, kalian akan melewati jembatan pas di atas sungai kecil.

Setelah lewati jembatan, kalian tiba di bagian depan keratin. Di area ini ada taman kecil dan juga pagar bata yang mengelilingi taman ini yang menjadi ciri khas keraton.

Akulturasi kebudayaan Hindu, Budha dan Tiongkok terlihat jelas. Terdapat gapura gerbang masuk bergaya hindu budha. Tembok yang ditempeli keramik khas Tiongkok.

2. Akulturasi Budaya dan Agama

keraton kasepuhan cirebon city west java

Keraton Kasepuhan Cirebon memadukan unsur agama dan budaya dalam konsep pembangunannya. Keraton memadukan 3 unsur kebudayaan jawa, eropa dan tiongkok. 3 agama yang terpadu ialah islam, hindu dan budha.

Akulturasi ini ditunjukkan dalam bentuk bangunan keraton kasepuhan. Ajaran agama yang diajarkan keraton tetaplah agama islam. Kerukunan antar agama dan budaya tetap sangat terjaga dengan baik.

Tiang penyangga pendopo menggambarkan agama islam. Ada jumlah 5 yang melambangkan rukun islam, ada 6 yang melambangkan rukun iman. Unsur budaya tiongkok diterapkan pada penataan kompleks keraton.

3. Keindahan Arsitektur

keraton kasepuhan cirebon youtube

Saat kalian memasuki kawasan keraton akan disambut dengan interior yang sangat khas. Warna di dominasi warna putih, dipadu tembok bata yang khas serta taman rumput hijau dihiasi pepohonan rindang.

Lingkungan di keraton ini masih sangat asri, sangat dirawat dengan teliti dan tertata rapi. Bangunan masih tetap kokoh berdiri.

Di bagian dalam keraton, kalian dapat melihat bangunan utama dan juga singgasana raja. Tak lupa juga dilengkapi dengan museum untuk menyimpan peninggalan benda bersejarah keraton kasepuhan.

Kunjungi Juga: Curug Tilu Leuwi Opat (Wisata Alam yang Instragamable)

4. Museum Pusaka

keraton kasepuhan cirebon saat ini

Keraton Kasepuhan memiliki bangunan musem yang dapat kalian kunjungi. Dengan harga tiket masuk Rp 25.000. kalian dapat melihat berbagai macam pusaka peninggalan keraton pada zaman dulu yang masih sangat terawat.

Kalian dapat melihat peninggalan Pangeran Cakrabuana seperti berbagai macam keris pada abad 13 masehi, ini merupakan hasil observasi pada setiap pusaka. Senjata khas sunda yaitu kujang wayang pada masa Galuh Badik.

Pusaka peninggalan dari tokoh terkenal seperti Sunan Gunung Jati sebagai tokoh utama penyebaran agama islam di dataran jawa berupa Keris Dholog dan Keris Tilam Upih.

5. Kereta Kencana Singa Barong

keraton kasepuhan cirebon merupakan

Kendaraan ini pernah Berjaya di masanya dan serkarang terpajang di dalam museum pusaka keraton kasepuhan. Kereta kecana ini dibuat tahun 1549, keistimewaan kereta ini ialah hasil perpaduan tiga kebudayaan dan agama.

Belalai gajah yang melambangkan persahabatan baik Cirebon dengan Negara india dan kepercayaan Hindu. Wajah naga sebagai simbol persahabatan dengan Tiongkok dan kepercayaan budha.

Sayap dan badan diambil dari bentuk kesenian islam, buroq yaitu kendaraan Nabi Muhammad SAW saat perjalanan isra miraj. Sebagai simbol persabatan dengan Mesir.

6. Sumur Tujuh Mata Air

keraton kasepuhan cirebon

Ada sumur unik yang berada di kompleks keraton kasepuhan, yaitu sumur tujuh. Sumur ini dialiri tujuh mata air yang berbeda. Masing-masing mata air memiliki warna yang berbeda. Namun pada akhirnya sumur ini terlihat bening dan aman untuk dikonsumsi. Cerita yang beredar di masyarakat, konon sumur ini diyakini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

7. Sumur Kejayaan

 keraton kasepuhan cirebon dimana

Ada satu kawasan yang tidak diperbolehkan dimasuki oleh para pengunjung perempuan yaitu Sumur Kejayaan. Kawasan ini ditutup oleh kayu dengan beberapa papan peringatan. Masih menjadi misteri mengapa perempuan tidak boleh masuk ke kawasan ini.

Di kawasan ini konon katanya diyakini sebagai petilasa Sunan Gunung Jati. Debit air sumur ini sedikit namun tidak pernah habis walaupun terus menerus diambil.

8. Bangsal Keraton

keraton kasepuhan cirebon merupakan peninggalan kerajaan

Sayangnya di bangsal keraton, kalian tidak diperbolehkan untuk masuk. Cerita mistis di bangsal ini adalah adanya pengunjung yang kesurupan sebelum tempat ini ditutup. Setelah kejadian tersebut bangsal ini resmi ditutup.

Bangsal ini memang terlarang didekati karena dianggap sakral.

9. Perbedaan Keraton Kasepuhan dengan Keraton lainnya.

 arsitektur keraton kasepuhan cirebon

Cirebon memiliki tiga keraton yaitu keraton kasepuhan, keraton kacirebonan dan keraton kanoman. Perbedaan diantara keranton ini adalah lokasi berdirinya masing-masing keraton tersebut.

Keraton kasepuhan ialah keraton yang tertua diantara keraton yang lainnya. Munculnya dua keraton ini diperkirakan karena perbedaan pendapat dengan pemimpin di keraton kasepuhan.

Baca Juga: 6 Daya Tarik Bukit Bintang Bandung dengan pesona yang menakjubkan

10. Silsilah Masa Kesultanan Cirebon

akulturasi keraton kasepuhan cirebon

Silsilah ini dapat kalian lihat didalam museum. Yang mana isi ruangan di dalam musem menggambarkan masa kepemimpinan sultan di Cirebon.

– Pangeran Adipati Pasarean (Pangeran Muhammad Arifin) tahun 1495-1552
– Pangeran Adipati Cirebon I (Pangeran Sedang Kamuning) tahun 1520-1533
– Sunan Gunung Jati (Syeh Syarif Hidayatullah) tahun 1478-1568
– Pangeran Adipati Caron II (Pangeran Sedang Gayam)
– Panembahan Ratu Pakungwati II (Panembahan Firilaya) bertahta tahun 1649-1662

Hotel di dekat Keraton Kasepuhan

1. Seaview Cottage Cirebon Waterland

rumah adat keraton kasepuhan cirebon

Lokasi di Lemahwungkuk, Cirebon. Berjarak sekitar 527 meter dari Keraton Kasepuhan.

2. Hotel Asri Cirebon

rumah adat keraton kasepuhan cirebon berasal dari

Lokasi di Lemahwungkuk, Cirebon. Berjarak sekitar 1,6 meter dari Keraton Kasepuhan.

3. Hotel Tryas

asal usul keraton kasepuhan cirebon

Lokasi Lemahwungkuk, Cirebon. Berjarak sekitar 1,4 km dari Keraton Kasepuhan.

Lihat Juga: 15 Tempat Wisata di Garut Terbaru& Hits-Panoramanya Juara!

Wisata dekat Keraton Kasepuhan

1. Masjid Agung Sang Cipta Rasa

angkot ke keraton kasepuhan cirebon

Masjid ini berlokasi di Lemahwungkok, Cirebon. Berjarak 0,1 km dari Keraton Kasepuhan.

2. Keraton Kanoman

keraton kasepuhan cirebon jawa barat

Keraton ini berlokasi di Jl. Winaon, Lemahwungkok, Cirebon. Berjarak 0,4 km dari Keraton Kasepuhan.

3. Keraton Kacirebonan

keraton kanoman cirebon jawa barat

Keraton ini berlokasi di Pulasaren, Pekalipan, Cirebon. Berjarak 0,6 km dari Keraton Kasepuhan.

Tips berkunjung ke Keraton Kasepuhan

1. Jagalah setiap perkataan dan tingkah laku selama berada di kawasan keraton untuk menghormati situs bersejarah disini.

2. Gunakan pakaian yang sopan saat kalian berkunjung ke keraton. Keraton merupakan objek wisata bersejarah dan dianjurkan kalian untuk berpakaian sopan juga.

3. Jangan menaiki dan merusak benda pusaka peninggalan bersejarah di museum keraton. Benda pusaka disini jangan terjaga dan terawat, hanya dipertontonkan bukan untuk dicoba karena usia benda tersebut yang sudah sangat tua.

4. Taati setiap larangan yang ada papan peringatan di kawasan keraton.

Simak Review: 6 Daya Tarik Situ Patenggang Bandung (Bukan Sekadar Danau yang Indah)

Keraton Kasepuhan merupakan keraton tertua di Cirebon. Pemimpin yang paling terkenal di keraton ini termasuk dari salah satu Wali Songo yakni Sunan Gunung Jati.

Keraton ini memilik keunikan pada setiap bangunan dan interior di dalamnya. Museum di kawasan keraton menyediakan berbagai macam peninggalan benda pusaka keraton pada zaman dulu dan tetap terawat sampai sekarang.

Tetap menjaga dan melestarikan peninggalan leluhur ya. Selamat berkunjung.

Glamping Lakeside

Jessica Susanti
6 min read

Gembira Loka

Jessica Susanti
10 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *