Paralayang Batu

7 min read

Paralayang Batu

Setiap kota di Indonesia memiliki pesonanya sendiri. Tak terkecuali, Kota Batu di Jawa Timur. Kota Batu menyuguhkan obyek-obyek wisata yang menakjubkan mulai dari alam, sejarah, hingga taman bermain. Salah satunya, adalah Paralayang Batu.

Menikmati indahnya Kota Batu dari ketinggian sembari menguji adrenalin akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi siapapun yang mencobanya. Angin yang berhembus pun akan membuat nyali semakin teruji.

Turun dari atas puncak Gunung Banyak dengan paralayang akan membuat kalian mengucurkan keringat dingin namun sekaligus juga membuat kalian berdecak kagum dan bersemangat. Di tempat ini, kalian bisa menguji nyali sekaligus menikmati keindahan alam dari udara, lho!

Paralayang Batu

Menikmati keindahan Kota Batu dari ketinggian terdengar sangat menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi, jika ditambah dengan kegiatan yang memicu adrenalin seperti olahraga paralayang. Hembusan angin pun pastinya akan ikut mendebarkan jantung kalian.

Jika berkunjung ke tempat ini, kalian akan terjun dari puncak Gunung Banyak dengan ketinggian 1.326 mdpl. Awalnya, tempat ini merupakan tempat untuk latihan para atlet paralayang serta untuk berbagai macam perlombaan. Kini, kawasan ini dibuka untuk umum.

Nah, bagi kalian yang suka tantangan dan menguji adrenalin, kegiatan ini patut banget buat dicoba. Terjun bebas dari ketinggian sambil melihat seluruh Kota Batu akan memberikan sensasi yang berbeda, lho!
Hayooo, semakin penasaran, kan? Sebelum pergi, simak dulu informasi yang harus kalian ketahui sebelum menuju ke tempat:

Lokasi Paralayang Batu

Secara geografis, Paralayang Batu berlokasi di Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Pujon, Jawa Timur yang merupakan lokasi bagi salah satu air terjun terkenal di Jawa Timur, yaitu Coban Rondo.

Lebih tepatnya lagi, wisata Paralayang Batu berada di Gunung Banyak, Kota Batu yang memiliki ketinggian 1.326 mdpl. Dengan begini, sudah pasti udara di tempat terasa sejuk. Ditambah lagi, pengunjung akan disuguhkan pemandangan perbukitan hijau yang indah.

Jalan Menuju ke Paralayang Batu

Untuk mencapai Paralayang Batu, ada dua jalur yang bisa ditempuh. Dua jalur ini ditentukan berdasarkan titik awal mula perjalanan, yaitu Batu dan Pujon.

Buat kalian yang datang dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, dan sekitarnya, kalian bisa langsung menuju ke alun-alun Kota Batu. Dari sana, langsung ke arah Pujon, jalan terus hingga sampai di Desa Songgokerto, terus belok kanan ke arah Songgogriti.

Buat kalian yang datang dari Kediri, Jombang, dan sekitarnya bisa langsung ambil jalan ke arah Coban Ronco. Setelah ketemu pertigaan, kalian bisa ambil jalan lurus menuju Songgogriti. Sekitar 100 meter dari pertigaan, ada persimpangan lain, ambil jalan ke kiri.

Tenang, tempat ini gak susah untuk ditemukan, kok! Jangan takut nyasar, ya, di sekitar sudah banyak petunjuk jalan. Kalo bingung, coba tanya masyarakat Kota Batu, rata-rata mereka sudah tau.

Tiket Masuk Paralayang Batu

Harga tiket masuk per orang berbeda-beda tergantung waktu kunjungan. Untuk Hari Senin hingga Jumat, dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000/orang dan untuk Hari Sabtu dan Minggu dikenakan biaya sebesar Rp. 15.000/orang.

Eh, tunggu. Tapi itu belum termasuk biaya parkir, lho. Biaya parkir dikenakan sebesar Rp. 5.000 untuk sepeda motor dan Rp. 20.000 untuk mobil. Nah, tetap terjangkau, kan?

Jam Buka Paralayang Batu

Nah, buat kalian yang penasaran soal jam buka, kawasan ini dibuka 24 jam, lho! Kalian bisa nongkrong di café sambil menikmati minuman dan makanan serta camilan khas Jawa di sini.

Untuk kegiatan paralayang, biasanya dari jam 7 pagi hingga jam 5 sore. Nah, untuk malam hari, biasanya dilakukan saat bulan terang benderang. Eh, tapi ini tergantung faktor angin ya!

Fasilitas Paralayang Batu

Untuk mengakomodir wisatawan, tentunya kawasan ini juga menyediakan berbagai macam fasilitas, terutama paralayang. Harga paket untuk paralayang berkisar dari Rp. 450.000/pax hingga Rp. 850.000/pax, tergantung dari layanan yang diberikan.

Selain itu, di kawasan wisata ini juga tersedia café dan berbagai warung makanan untuk mengisi perut dan sekaligus bersantai. Nah, cocok nih buat kalian yang lapar habis olahraga atau mau sekadar duduk-duduk santai!

Jangan khawatir, fasilitas seperti musholla dan toilet juga sudah ada, ya! Namun, karena jumlahnya masih sedikit, jadi mohon bersabar waktu mau pakai.

Buat kalian yang bawa kendaraan, jangan khawatir ya, karena kawasan ini juga menyediakan tempat parkir yang cukup luas.

Daya Tarik Paralayang Batu

Seperti tempat-tempat wisata lain, Paralayang Batu pun memiliki daya tariknya tersendiri. Beberapa spot yang menjadi daya tarik Paralayang Batu bagi wisatawan antara lain:

1. Olahraga Paralayang

Olahraga Paralayang batu
https://www.instagram.com/andhi_wira_/

Nah, pastinya daya tarik utama dari kawasan ini adalah olahraga paralayang itu sendiri. Olahraga ini benar-benar cocok bagi kalian yang suka menguji adrenalin dengan terjun bebas dari ketinggian dengan parasut.

Selain itu, menikmati keindahan Kota Batu dari udara juga memberikan pengalaman yang menakjubkan.

Buat kalian yang suka foto-foto, sambil terjun kalian juga bisa foto-foto, kok!

Lihat Review: 9 Daya Tarik Malang Night Paradise (Seru dan Romantis)

2. Sunrise

Sunrise yang mempesona
https://www.instagram.com/katon.grafi/

Buat kalian yang mau menghabiskan waktu lebih dengan menginap di kawasan wisata ini, kalian bisa sambil menikmati matahari terbit dari ufuk timur, lho!

Arahkan pandangan kalian ke arah timur, kalian bisa melihat silhouette Mahameru yang menjulang tinggi di atas awan.

Nah, jangan lupa abadikan momen ini dengan kamera ya! Soalnya, bukan hanya pemandangan matahari terbit saja yang bisa kalian lihat, tapi juga pemandangan Kota Batu di pagi hari, lho!

3. Paralayang Batu di Malam Hari

Paralayang Batu di Malam Hari
https://www.instagram.com/wisatajatimid/

Nah, tidak hanya waktu pagi hari saja, tapi kawasan ini juga bisa dinikmati waktu malam hari, lho! Tempat ini juga cocok untuk menikmati malam hari yang dingin di Kota Batu. Apalagi sambil minum teh atau kopi hangat.

Dari kejauhan, di tempat ini kita bisa melihat gemerlap lampu-lampu yang menghiasi Kota Batu saat malam hari. Wah, pemandangan yang spektakuler, kan?

Kalo mau menghabiskan waktu malam di sini, jangan lupa bawa baju hangat ya! Angin malam di atas bukit pasti akan menusuk kulit, dingin!

4. Rumah Kayu/Omah Kayu

Rumah Kayu Omah Kayu kekinian
https://www.instagram.com/mandalaadji/

Omah Kayu merupakan penginapan yang disediakan oleh pihak pengelola Paralayang Batu dengan pihak Perum Perhutani. Sesuai dengan namanya, penginapan ini dibangun di atas beberapa pohon besar.

Omah Kayu hanya terdiri dari satu ruangan dengan teras berpagar kayu di depannya serta ada kaca untuk jalur masuk cahaya. Meskipun sederhana, setidaknya ini cukup buat bermalam, kok!

Nah, selain bisa buat beristirahat, penginapan ini juga cukup fotogenik dan instagrammable lho! Cocok buat kalian yang suka foto-foto!

5. Gunung Banyak

puncak Gunung Banyak
https://www.instagram.com/ratipe/

Gunung ini merupakan gunung yang puncaknya digunakan sebagai titik awal permulaan olahraga paralayang.

Gunung ini memiliki ketinggian 1.326 mdpl.

Awalnya, gunung ini hanya digunakan untuk latihan para atlet paralayang untuk perlombaan serta beberapa event perlombaan paralayang. Namun, lama-lama kawasan ini pun dibuka untuk umum.

Salah satu atlet yang pernah berlatih di sini adalah Japro Megawanto. Beliau merupakan atlet paralayang yang sukses meraih medali emas pada Asian Games 2018 lalu.

6. Menikmati Pemandangan Indah

Menikmati Pemandangan Indah
https://www.instagram.com/yusufprmdi/

Bagi kalian yang tidak ingin melakukan olahraga paralayang, dari atas puncak gunung kalian juga dapat menikmati panorama keindahan Kota Batu.

Ini bisa dilakukan saat siang dan malam, kok! Dua-duanya akan memberikan sensasi yang berbeda, tapi pastinya sama-sama bagus.

Nah, kalo kalian ke sana, jangan lupa bawa kamera ya!

7. Dekat dengan tempat wisata lain

Dekat dengan tempat wisata lain
https://www.instagram.com/marinapryl/

Buat kalian yang datang jauh dari luar kota dan tidak ingin waktu jalan-jalan terbuang sia-sia, kalian bisa juga mengunjungi tempat wisata lain yang berdekatan letaknya sama kawasan ini.

Tidak jauh dari kawasan ini ada Taman Langit, yang masih ada di kawasan Gunung Banyak.

Selain itu, kalian juga bisa mengunjungi Taman Kelici, Wisata Petik Stroberi, dan juga Coban Rondo.

Baca Rekomendasi: Pulau Merah Banyuwangi, pantai Kutenya Jawa Timur

Hotel Dekat Paralayang Batu

Buat kalian yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di kawasan ini, kalian juga bisa kok menginap di kawasan ini. Di dekat Paralayang Batu, ada beberapa penginapan yang tersedia, selain Omah Kayu, antara lain:

1. Hotel Arumdalu

Hotel Arumdalu
https://www.instagram.com/reofaroga/

Hotel Arumdalu merupakan sebuah penginapan sederhana yang berlokasi di Jalan Arumdalu No. 4, Songgoriti.

Hotel ini memiliki lokasi yang strategis karena terletak dekat dengan pusat oleh-oleh, yaitu Pasar Songgoriti dan beberapa obyek wisata lain.

Beberapa obyek wisata lain yang dekat dengan hotel ini adalah Jatim Park 1 dan 2, Bukit Alam, Plaza Batu, dan sebagainya.

Di hotel ini tersedia 30 kamar dengan berbagai tipe dari ekonomi hingga VIP dengan kisaran harga dari Rp. 70.000 hingga Rp. 280.000 per malam.

2. Royal Orchids Garden Hotel

Royal Orchids Garden Hotel
https://www.instagram.com/radenbudiarta/

Hotel bintang 3 ini berlokasi di Jl. Indragiri No. 4, Kota Batu. Hotel ini hanya berjarak 5 menit dari Taman Hiburan Batu Night Spectacular dan 10 menit dari Jatim Water Theme Park.

Beberapa fasilitas tambahan yang ditawarkan antara lain kolam renang, ruang rapat, dan juga gym. Harga yang ditawarkan pun berbeda-beda, tergantung waktu berkunjung.

3. Asida Hotel

Asida Hotel
https://www.instagram.com/aagungharibowoo/

Hotel ini berlokasi di Jl. Panglima Sudirman No. 99, Kota Batu. Hotel ini bertaraf bintang 3 dan hanya berjarak sekitar 2 km dari alun-alun Kota Batu dan 3 km dari Jatim Park 1 dan 2.

Dengan kolam renang, restoran, dan fasilitas laundry, harga per malam yang ditawarkan juga berbeda-beda, tergantung musim berkunjung.

Wisata Dekat Paralayang Batu

Bagi kalian yang datang dari luar kota dan tidak ingin perjalanan ini sia-sia, kalian bisa kok sekalian mengunjungi tempat wisata lain. Kawasan Paralayang Batu juga dekat lho sama beberapa tempat wisata, antara lain:

1. Taman Langit

Taman Langit
https://www.instagram.com/hani_purwanto/

Terletak 5 km dari Kota Batu, Taman Langit dapat dijangkau dengan kendaraan motor maupun mobil. Taman Langit memiliki daya tarik, yaitu patung-patung artistik yang terbuat dari akar dan ranting kayu yang dapat menjadi obyek fotografi.

Setiap pengunjung yang masuk akan dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000, namun itu belum termasuk biaya parkir kendaraan.

Baca Selengkapnya: Pantai Prigi, Wisata Unggulan Penuh Pesona di Trenggalek

2. Taman Kelinci

Taman Kelinci
https://www.instagram.com/oktaviasiscaa/

Taman Kelinci yang berlokasi di Pujon ini memiliki banyak daya tarik wisata seperti rumah hobbit, taman bunga, dan juga kita bisa berinteraksi dengan kelinci-kelinci di sana.

Untuk tiket masuk, kalian hanya perlu membayar Rp. 10.000 hingga Rp. 15.000 serta biaya parkir sebesar Rp. 5.000.

3. Wisata Petik Strawberry

Wisata Petik Strawberry dan memakannya langsung
https://www.instagram.com/lsiadwmlsr/

Didirikan pada tahun 2016, wisata petik strawberry ini berlokasi di Desa Pandesari, Pujon, Jawa Timur. Letaknya masih satu arah dengan Paralayang Batu.

Untuk biaya petik strawberry akan berbeda-beda, tergantung dari jumlah orang. Semakin banyak orang yang ikut, akan semakin murah lho!

Tips Berkunjung

Nah, jadi gimana? Kalian tertarik untuk pergi ke Paralayang Batu? Eits, tunggu dulu! Simak dulu nih, beberapa hal yang harus kalian ketahui sebelum meluncur ke sana:

1.Gunakan kendaraan dengan kondisi prima

kita Gunakan kendaraan dengan kondisi prima

Karena letaknya di atas gunung, medan dari jalanan menuju ke sana tentunya akan sangat berliku. Maka dari itu, kalian perlu memastikan kondisi kendaraan kalian cukup baik ya!

2.Gunakan pakaian hangat

Gunakan pakaian hangat

Suhu di atas gunung pastinya lebih dingin daripada di kota, terlebih saat pagi dan malam hari. Jadi, pastikan kalian gunakan pakaian yang nyaman agar tidak menyengsarakan badan kalian ya!

3. Bawa kamera

Bawa kamera

Jangan lupa bawa kamera. Andaikan kalian tidak naik paralayang pun, kalian tetap bisa mengabadikan panorama Kota Batu dari atas. Nah, ini akan sangat disayangkan kalo dilewatkan, lho!

4. Bawa uang cash secukupnya

Bawa uang cash secukupnya supaya

Warung-warung makanan di sekitar belum menerima pembayaran dengan kartu nih, jadi pastikan kalian bawa uang cash secukupnya ya!

Nah, itulah 7 Magnet dari Wisata Paralayang Batu, salah satu wisata alam untuk menantang adrenalin yang patut kalian coba!

Paralayang Batu merupakan wisata olahraga ekstrim di alam terbuka untuk memicu adrenalin. Kawasan ini memiliki jam buka selama 24 jam, dari mulai sunrise, siang hari, dan malam hari pun semua akan memberikan sensasi yang berbeda.

Dari ketinggian, kalian bisa langsung melihat panorama Kota Batu. Sambil duduk dan menikmati sajian di café, tentunya ini akan memberikan sensasi yang menakjubkan juga. Untuk nginep, ada beberapa hotel dekat dengan kawasan ini, salah satunya Omah Kayu.

Baca Juga: Pantai Srau Pacitan, Pesona Eksotis 3 Zona Pantai di 1 Lokasi

Untuk menuju ke kawasan ini ada dua rute yang bisa dilewati, yaitu Rute Batu dan Pujon, tergantung dari daerah mana kalian datang. Buat yang datang dari Malang, kawasan ini juga gak jauh, lho!

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo segera rencanakan liburan kalian ke Paralayang Batu! Jangan lupa untuk selalu jaga kebersihan ya!

0

Situ Patenggang

Jessica Susanti
7 min read

Gunung Andong

Jessica Susanti
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *